Korban Penyerangan KKB di Anggruk Yahukimo Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia

JAYAPURA, Seputarpapua | Kurang lebih 2 hari tertahan di Kampung Anggruk karena terkendala transportasi, 9 korban penyerangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo akhirnya dievakuasi ke Jayapura pada Minggu (23/3/2025).

Evakauasi dilakukan Tim Satgas Koops TNI Habema Kogabwilhan III.

10 korban ini dievakuasi menggunakan Pesawat Caravan dan Pilatus dari Anggruk dan tiba di Sentani sekitar pukul 14.30 WIT.

Selanjutnya korban meninggal dan luka berat langsung dibawa menggunakan ambulans ke RS Marthen Indey Jayapura, sementara luka ringan dibawa ke RSUD Yowari Sentani.

Wakil Bupati Yahukimo, Esau Miran yang mengawal langsung proses evakuasi dari Kampung Anggruk mengatakan, jumlah korban akibat serangan sebanyak 9 orang.

Dari jumlah itu, 1 orang meninggal dunia, 3 luka berat, 3 luka ringan dan lainnya dalam keadaan selamat.

“Total ada 9 korban terdiri dari 1 nakes, 8 guru. Dari jumlah itu, 1 meninggal dunia, 3 luka berat, 3 luka ringan. Semuanya sudah dievakuasi dari Anggruk ke Jayapura,” katanya kepada wartawan di Sentani, Kabupaten Jayapura pada Minggu siang.

Kedatangan para korban ini disambut juga oleh keluarga dan kerabat dari para korban.

Diberitakan sebelumnya, 6 orang guru dikabarkan meninggal dunia akibat diserang kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Jumat, 21 Maret 2025.

Informasi ini beredar luas setelah sejumlah warga Yahukimo mendapat kabar terkait aksi penyerangan yang dilakukan oleh KKB di Distrik Anggruk.

Aksi penyerangan dilakukan KKB dengan membakar sekolah SD YPK Anggruk dan rumah guru.

Artikel ini telah tayang di seputarpapua.com
LINK SUMBER : Korban Penyerangan KKB di Anggruk Yahukimo Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia

Pos terkait